Selasa, 29 November 2016

KOMPONEN EFEKTIVITAS CAGUB TERHADAP PILKADA DKI 2017

Pada Pilkada DKI Jakarta saat ini, para calon gubernur memiliki komponen efektifitas komunikator yang berbeda beda. Dalam komunikasi politik, komunikator politik merupakan salah satu faktor yang menentukan efektifitas komunikasi. Ada 4 komponen yang harus ada pada komunikator politik. Yaitu, sebagai berikut:

1.      Kredibilitas
    Kredibilitas adalah kualitas atau kekuatan untuk menimbulkan kepercayaan. Kredibilitas sumber mengacu pada sejauh mana sumber dipandang memiliki keahlian dan dipercaya. Semakin ahli dan dipercaya sumber informasi, semakin efektif pesan yang disampaikan.
Kredibilitas yang dimiliki oleh Ahok:
Menurut Pakar komunikasi politik dari Universitas Indonesia, Effendi Gazali, ada 1 elemen terpenting dalam komunikasi politik modern yang sudah dipegang oleh Ahok, yaitu Kredibilitas. Kredibilitas Ahok sudah menang jauh dari para cagub yang lainnya. Kredibilitas ini terlihat saat Ahok mampu bertindak cepat dan benar dalam setiap perkara. Namun akibat cara berkomunikasinya yang lemah, Kredibilitas ahok saat ini mulai menurun akibat kasus penistaan agama yang dia lakukan.

2.      Daya Tarik
     Daya tarik dari komunikator politik biasanya terjadi karena penampilan fisik, gaya bicara,  sifat, keterampilan komunikasi dan perilakunya.
Salah 1 cagub yang memiliki daya tarik tersendiri adalah Ahok. Di balik segala kontroversi yang dihadirkannya, Ahok merupakan sosok yang memiliki daya tarik besar di pentas politik Indonesia. Dalam kancah politik Indonesia, sosok Ahok cukup unik. Ahok bukanlah seorang politikus yang berasal dari kader parpol. Namun, malah menjadi magnet yang mampu menarik perhatian parpol. Namun dengan gaya bicaranya yang keras dan kasar malah mengurangi daya tariknya di mata masyarakat Jakarta.

3.      Kesamaan
     Faktor lain yang menunjang keberhasilan komunikator politik adalah kesamaan. Kesamaan itu biasanya dalam hal kebutuhan, harapan dan perasaan.
Ahok sendiri sangat tegas terhadap tindakan korupsi. Dia tidak segan-segan memberhentikan bawahannya yang melakukan korupsi. Selain itu, Ahok juga serius menanggulangi masalah banjir dan kemacetan, serta menjadikan Jakarta kota yang lebih indah lagi. Tindakannya ini merupakan kebutuhan dari para warga Jakarta. Dengan kata lain, kinerja dari Ahok memiliki kesamaan dengan apa yang telah diharapkan oleh para warga Jakarta

4.      Kekuatan atau Power
    Komunikator yang memiliki power akan lebih efektif dalam penyampain pesannya dibandingkan komunikator yang kurang mempunyai power.
Ahok sendiri memiliki kekuatan yang besar untuk memenangi pilkada DKI saat ini. Dia merupakan pemimpin yang tegas dan berwibawa yang cocok untuk memimpin kota Jakarta. Namun kekuatannya mulai berkurang dikarenakan gaya bicara dan kasus yang saat ini sedang menimpanya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar